Belaian lembut selalu menjadi yang istimewa
Ucapan manis selalu menjadi yang utama
Pelukan teduh selalu menjadi yang terhangat
Namun, kepergianmu selalu menjadi yang terlara
Hai..
Betapa rindu ini selalu menyiksa
Menanyakan kabar sang pemiliknya
Hai..
Betapa air mata ini tak kunjung mengering
Karena dahaga cinta yang selalu teriring
Apa kau tak yakin dengan cinta?
Sehingga kau selalu menimbulkan luka
Atau kau pernah merasa lara akannya?
Sehingga lara pula yang kau curahkan
Lihatlah kedepan
Wahai engkau yang ku panggil "sayang"
Lihatlah lurus menuju bola mata yang memesona
Betapa tak pernah ada kepalsuan akannya
Hanya ketulusan, kejujuran dan kesetiaan yang tiada tara
Namun, apa semua itu layak kau balas dengan luka?
Luka yang tak pernah sembuh,
Selalu membara,
Dan seringkali membuatnya rapuh
Kadang memang semua terlalu kejam
Seakan menghujam
Membuatnya menangis lirih
Dan hanya bisa merasakan perih
Semoga sesosok makhluk yang ku sapa "kamu" ini mengerti
Akan pentingnya arti cinta sejati
Yang kututurkan dari lembutnya hati
Bukan hanya untaian yang selalu terucap dibibir.
Tuesday, 3 June 2014
Sunday, 11 May 2014
Kata-Kata Untuk Mantan
Selamat siang, para kaum yang masih susah ngelupain mantan. But no problem, disini saya bakal share quotes atau kata-kata untuk mantan yang mungkin kalian anggap masih terindah. Lets check gaes :)
Kurang lebih inilah kata-kata yang saya susun untuk kalian gunakan melupakan mantan, atau mengirimkan pesan singkat ke mantan agar dia mau balikan lagi denganmu. Terimakasih ^^
Rasaku memang telah hilang, namun kenangan akan selalu membayangiku hingga masa yg akan datang
Kamu pinter banget udah ngelupain aku, kasih tau dong resepnya biar aku juga semudah itu ngelupain kamu
Kenangan ini seakan menjadi menu utama setiap makanku. Dan bagaimana bisa aku melupakannya jika itu sudah menjadi yg utama
Kalau kau begitu mudah melepaskanku, harusnya aku begitu mudah pula melepaskanmu. Harusnya
Apa bisa bintangmu ini sendirian dilangit tanpa engkau wahai Bulan ?
Sebutkan, adakah hal yang lebih menyiksaku selain melupakanmu? Sebutkan jika ada
Mungkin posisiku telah tergantikan oleh wanita yang kau anggap "sempurna" akan tetapi diposisimu tetaplah kamu yg sempurna
Tuhan, lumpuhkanlah ingatanku. Agar aku bisa melupakan dia secara utuh
Buat apa kita kenal, jika ujungnya kamu memaksaku untuk melupakanmu
Lihat foto kamu, hati selalu bilang lupain. Tapi ujungnya cuma air bening hangat yang mengalir dari pelupuk mata
Melupakanmu? Semakin kulakukan semakin semua kenangan indah tentang kita terekam kembali kedalam memori
Kuharap dunia tahu, tak ada hal yang lebih kejam dibandingkan aku yang terpaksa melupakanmu
Kamu tahu bagaimana seseorang menahan hidup saat tenggelam? Seperti itulah rasanya jika aku dipaksa melupakanmu
Sama seperti datangnya matahari dan bulan tak bisa serempak, seperti itulah aku tak bisa melupakan dan mengingatmu serempak
Bagaimana bisa aku mudah melupakanmu? Jika didalam hidup, hanya mengingat dan mengingatmu yang sering diajarkan
KENANGAN? Penuh dengan beribu makna yang terpendam didalamnya :)
Daun yang jatuh tak pernah membenci angin, begitu pula aku yang kau sakiti, tak pernah bisa membencimu
Entah kenapa kau begitu sukses memerankan dirimu sebagai sutradara,dan aku hanyalah pemainnya yang bisa kau suruh seenaknya
Kaki tak pernah akan berjalan jika tak kau inginkan. Begitu pula hati, tak akan pernah melupakan jika tak ku inginkan
Apakah ribuan tetes airmata, lama waktu bertahan, sakit hati mencinta ini layak dihargai dengan kata "MELUPAKAN"?
Semenjak kamu pergi, aku disini berpura-pura tegar, walaupun sebenarnya aku sakit dan rapuh
Hujan pun tak sepenuhnya bisa menghapus debu. Bagaimana aku harus kau tuntut untuk menghapus seluruh bayangmu?
Bisakah aku melupakanmu,jika setiap akan tidur kata-kata indah yg pernah terucap dari bibirmu itu seakan terputar diotakku
Mungkin melupakanmu layaknya aku harus menghafalkan seluruh kota didunia ini. SUSAH
Sampai kapan aku harus berpura-pura bahwa aku telah melupakanmu dan aku tegar akan hal itu ?
Kamu tahu bagaimana hidupku setelah tanpamu? Hampa.
Kembalikan kebahagiaanku seperti dulu. Aku akan (pura-pura) ikhlas melepas kepergianmu :')
Hingga akhirnya aku harus merelakanmu dan semua tentang kita pergi untuk selamanya
Pergi dan menghilang sajalah kamu, sampai aku benar-benar bisa melupakanmu
Nahan airmata itu nyeseknya minta ampun. Apalagi nahan kepura-puraanku yang sudah melupakanmu. SAKIT
Melupakanmu? itu hanyalah akal-akalan hati ini supaya tak terasa sakit saat melihatmu bahagia bersamanya
Andaikan melepaskanmu semudah anak kecil yang kehilangan balonnya ketika tak pernah dia pegang erat
Melupakanmu. Hal yang tertulis begitu mudah,namun sulit untuk kulakukan
kamu pernah berjanji bahwa cinta itu sehidup semati, tapi kenapa kamu memilih pergi? aku lelah menunggumu
Terlalu lelah untukku memperjuangkan hal yang tak pernah kau hargai, bolehkah aku menyerah dan memilih melupakanmu?
ketika kenangan tersusun begitu manis,namun seakan sia jika kau tak pernah menganggapku ada.Melupakanmu adalah cara terbaik
mungkin inilah saatnya dimana aku mulai ingat pentingnya diri sendiri, dengan cara melupakanmu
Aku sudah lelah bertahan, mungkin inilah saatnya aku melepaskanmu
Kurang lebih inilah kata-kata yang saya susun untuk kalian gunakan melupakan mantan, atau mengirimkan pesan singkat ke mantan agar dia mau balikan lagi denganmu. Terimakasih ^^
Tuesday, 25 March 2014
Kenangan
Butiran kalbu mulai terhempas ke angkasa
Mencari sosok sang kuasa
Terbang hingga menuju suatu kota
Yang berakhir dengan tanda tanya
Tanpa semuanya bisa terlihat nyata
Kemanakah tiupan kalbu akan berkelana ?
Menuju kenangankah?
Atau menuju ke masa depan ?
Semua berjalan tanpa titik koma
Tanpa tanda jeda
Akankah kita akan selalu bersama?
Terikat kenangan yang tak kita duga
Ataukah kita terpisah?
Hanya untuk terkenang
Manakah pilihan atas tujuan?
Yang tergenggam erat akan cinta
Bukan kepalsuannya
Manakah pilihan atas kenangan?
Untuk mengenang
Atau terkenang?
Mencari sosok sang kuasa
Terbang hingga menuju suatu kota
Yang berakhir dengan tanda tanya
Tanpa semuanya bisa terlihat nyata
Kemanakah tiupan kalbu akan berkelana ?
Menuju kenangankah?
Atau menuju ke masa depan ?
Semua berjalan tanpa titik koma
Tanpa tanda jeda
Akankah kita akan selalu bersama?
Terikat kenangan yang tak kita duga
Ataukah kita terpisah?
Hanya untuk terkenang
Manakah pilihan atas tujuan?
Yang tergenggam erat akan cinta
Bukan kepalsuannya
Manakah pilihan atas kenangan?
Untuk mengenang
Atau terkenang?
Monday, 10 March 2014
Senyap
Kita pernah berdua
Memadu kasih kisah asmara
Membuatnya seakan susah dilupa
Menegakkan rindu yang begitu membara
Namun, detikan jam mulai memandu
Mengukir semua kisah dalam naungan sendu
Mengabadikan kisah dalam lantunan gambar
Dan semuanya tak pernah terasa hambar
Bagaimakah kau bisa memilih mengakhirinya
Berakhir dengan semua tanda tanya
Hal yang manis terasa pahit
Semua kebahagiaan terasa sakit
Hanya dengan memandang punggungmu yang teduh
Itulah dimana rasa lelah mulai meneteskan peluh
Menunggu
Menanti
Mengharap
Namun apa?
Semua berujung sia
Semua berujung sia
Tanpa pasti dan hanya basa-basi
Bayangmu kini senyap
Mendekapmu kini hanyalah angan
Laksana bidadari tanpa sayap
Kau kini menghilang
Kemana sosokmu yang dulu begitu hangat?
Hingga aku selalu terpikat
Hingga aku selalu terpikat
Saturday, 8 March 2014
CeGiBol (Cewek Gila Bola)
Hay guys, lama ya enggak nulis :) banyak kesibukan nih, tapi ya kalau ada ide selalu tercurahkan kok, walaupun akhirnya ya enggak jadi. Disini bahasan kita bukan tentang cinta, galau dan apalah itu. Disini aku mau bahas tentang "Cewek Pecinta Bola" entah itu di luar negeri ataupun di dalam negeri kitalah. Karena aku pengen ngubah pandangan cowok tentang Cewek yang tergila-gila sama bola.Bukan karena ikut-ikutan, bukan karena trend tapi karena hati.
Didunia ini udah gak asing lagi sama yang namanya ketemu cewek penggila bola. Tapi disini aku sih juga termasuk salah satu cewek yang bener-bener tergila-gila sama bola, bukan karena ikut-ikutan, bukan karena pengen ngikutin trend. Dan disini jujur pertama kali tertarik sama bola itu dari AFF 2010 mungkin udah sering aku ceritain, tapi awal mula itu pertama kalinya aku greget ngelihat pertandingan olahraga kecuali Bulutangkis. Dan entah kenapa disitu, ada sisi ketertarikan dengan midfielder Indonesia pada saat itu, tak lain tak bukan adalah Ahmad Bustomi. Pertama sebagai cewek, wajarlah lihat pemain keren, ganteng itu terpikat. Akan tetapi lama kelamaan aku mulai interest dengan kehidupan karir dan pribadinya. Begitu menyentuh dan hebat. Dan semenjak saat itu pula aku mengenal Arema dan mulai jatuh cinta dengan mereka, dari mulai pemain, kebersamaan mereka, manajemen bahkan yang paling utama adalah kekompakan antar suporter. Daya tarik yang begitu kuat ditunjukkan oleh Singo Edan kebanggaan arek Ngalam ini.
Oke, disini intinya aku bukan cerita bagaimana aku mulai tertarik dan terpukau sama sepakbola, melainkan bagaimana wanita-wanita sejenisku merasakan seperti itu. Karena enggak semua cegibol disini ada yang bener-bener cinta sama klub yang dia banggain, mungkin saja cuma karena ngikut atau pemain keren, atau numpang trend. But thats your life. Dan aku hanya mau bahas wanita yang suka bola dengan alasan seperti aku. Okay lets cus...
- CEWEK SUKA BOLA KARENA PEMAIN
Okay disini aku mau bahas, bagaimana kronologi cewek itu bisa suka bola karena tergila-gila dengan pemain. Ya wajarlah, pemain bola itu isinya cowok semua. Bahkan tak sedikit pemain bola yang bertampang keren, gagah dan maco saat dilapangan, cewek mana yang enggak terpikat sih? Tapi semua itu kembali kemasing-masing ya haha.. - CEWEK SUKA BOLA KARENA KLUB
Mungkin setelah mereka mengenal pemain yang mereka sebut idola, bahkan selalu bermimpi ingin bertemu dengan mereka *curhat* itu mereka mencari info lebih lanjut. Dari bagaimana keluarga mereka, status hubungan mereka, klub yang menampung mereka sekarang bahkan bagaimana mereka memulai karir di sepakbola. But yang paling utama biasanya sih tentang klub ya, contoh saja bagi mereka yang suka Bepe otomatis mereka bakal tersugesti buat tertarik dengan Persija, bahkan ketika Bepe bertahan hingga bertahun-tahun, dan membuat si cewek-cewek gibol itu mulai sudah bangga dengan klub yang pernah pemain itu naungin. Mereka susah buat mupoonn ~ Bahkan saat pemain pindahpun mereka malah lebih rela ngehujat pemain idola mereka daripada klub. Ininih yang kadang bikin terasa labil banget. - CEWEK SUKA BOLA KARENA STATUS HUBUNGAN PEMAIN
Karena jaman sekarang enggak sedikit juga lho, pacar-pacar dari pemain bola itu dulu adalah fans dari mereka sendiri. So, buat cewek yang ngefans sama idolanya yang masih single, berkesempatan banget bisa jadi pacarnya tuh haha.. - CEWEK SUKA BOLA KARENA SUPORTER KLUB
Disini alasan cewek suka sama sepakbola adalah bagaimana sang suporter dari klub yang dirinya idolakan begitu bersahaja, ramah dan tidak terlalu meremehkan wanita. Itu yang membuat mereka merasa nyaman, bahkan mereka bisa tergila-gila. Karena kekompakan suporterlah yang menciptakan suasana nyaman kepada cewek untuk tetap membela sang pujaan klub. - CEWEK SUKA BOLA KARENA PACAROkkay, ya yang kali ini aku bahas pada point ini bukan aku banget pastinya. Cewek emang sekarang kebanyakan suka bola karena pacar. Ya wajarlah cowok kan banyak yang hobby demen nonton bola. Contohnya si cowok suka sama MU atau Real Madrid, secara pasti dan sangat pasti si cewek bakal ngikut tanpa tau apapun. Beda dengan cewek yang enggak type kayak gini, contoh aja temen aku cowoknya suka Real Madrid eh ceweknya suka Barca, ya taulah gimana nantinya kalau duel. Haha..
- CEWEK SUKA BOLA KARENA KEBIASAAN
Cewek yang doyan bola kali ini suka banget karena kebiasaan begadang yang mungkin diisi dengan nonton bola yang awalnya bukan hobby, namun lama-lama juga bakal hobby kok, karena saking terbiasanya, hampir tiap malam. - CEWEK SUKA BOLA KARENA KELUARGA
Oke, disini cewek juga ada lho yang demen nonton bola karena ayahnya, ibunya maupun kakak ataupun adiknya hobby banget nonton bola akhirnya dia terbiasa dengan rutinitas itu dan ikut kebawa arus demen bola juga. Tapi ini beda ya sama cewek yang doyan bola karena trend
Oke, itulah tujuh point yang aku bahas kali ini, semoga para cowok ngertilah. Enggak semua cewek yang doyan bola itu karena ikut trend masa kini, atau ngikutin jejak kalian yang mungkin pernah jadi pacar. Cewek itu beda-beda ya okkay? Dan bukan berarti bula cewek yang suka sama Manchester City, Barcelona, Chelsea, Manchester United, dan Real Madrid itu cuma karena pemainnya keren dan mereka klub berduit oke? So hilangin pikiran kalian wahai cowok tentang itu semua. Dan byee ~
Thursday, 21 November 2013
Saat Cinta Tak Pernah Kembali Pulang
Dingin udara malam menusuk seluruh lubang pada rajutan benang-benang yang tersusun rapi membentuk piyama tidurku malam ini. Dingin dan kedinginan. Namun entah, hanya sembari sebentuk laptop dalam pangkuan serta coretan indah diary yang menemani malam ini. Tawa, canda, dan senyuman seakan hanyalah kenangan manis yang terajut begitu sederhana namun penuh makna. Aku tahu malam ini hanyalah kesedihan, awan gelap, dan derai tetesan air mata. Kamu, membawa luka lama itu kembali datang kepadaku. Membuatku semakin tak nyaman dengan keadaan dan rasa cinta ini.
Namun, aku selalu yakin. Apapun yang seseorang korbankan dengan tulus, apapun yang orang itu tunggu dengan penuh makna dan keihklasan yang bergantung pada semuanya. Tuhan menjanjikan yang terbaik untuknya. Namun apakah hanya ketulusan orang bodohlah yang bisa kamu balas dengan rasa kesakitan ini. Entahlah sampai kapan, aku menyimpan rasa sakit ini, begitu rasa ini mulai menghujam seluruh raga ini, menghantam dengan hebatnya membuat pertahanan tulang-tulang seakan tak mampu menopang seluruhnya, seluruh penderitaan ini. Keyakinanku akan harapan dan kasih sayang ini terlalu tinggi. Membuatku harus kembali menitikkan air mata diatas harapan yang sekeji ini engkau hempaskan.
Aku kadang mengerti apa arti cinta itu saat bahagia, namun aku tak pernah paham, saat aku menitikkan air mata dalam kasih dan rasa itu. Saat bahagia, kurasa cinta itu anugrah terindah yang diberikan Tuhan kepada insan ciptaannya. Namun berkebalikan, disaat aku merasakan goncangan. Disitu kulihat sirat ketidakadilan yang memaksa kita menghilangkan seulas senyuman, tawa yang selalu menghiasinya. Semuanya seperti kertas buram, entah dimana kita bisa menemukan titik terang dalam kertas itu. Karena penuh ketelitian untuk mencari jawaban.
Namun aku selalu percaya dan yakin dalam apapun keadaan buruk itu selalu ada titik terang, walaupun hanya sedikit kemungkinan. Sedikit kemungkinan kita dapat menemukannnya titik terang tersebut.
Derai lelehan air hujan yang meleleh dalam dinginnya malam seakan sembari menyamakan nada tetesan demi tetesan air yang berlinang dari dalam mata. Remuk, hancur dan kacau. Semuanya tak lagi seindah dimana kita pernah saling tawarkan manisnya cinta, tawarkan indahnya cinta dan tawarkan kepalsuan komitmen. Berbagai mimpi yang pernah kita susun dengan indahnya, seakan mulai hancur dan melebur untuk berubah kedalam bentuk lain, tak lain dan tak bukan adalah Kenangan.
Lalu, bagaimana jika cinta itu selalu menimbulkan luka kepada pemiliknya? Apa kau yakin cinta itu selalu bertetap disitu? Dalam berbagai benderang dan badai yang menyerang? Apa kau yakin akan terus bertahan, akan terus mengeluarkan tetes demi tetes air mata dan titik demi titik senyum kepalsuan? Apa kau akan mencoba memberi kepalsuan lagi, kepalsuan bahwa kau masih berasa nyaman didekatnya?
Itu semua hanyalah pembodohan, dimana kita enggak akan pernah betah. Walaupun aku pernah mencobanya kepadamu, mempercayakan beribu kesempatan kepadamu. Namun apa? Memang sikap dan sifat sangatlah berhubungan erat. Kau yang memang bersifat keras, acuh, dan kasar memang susah untuk dirubahnya. Perlahan-lahan aku mulai terbiasa dengan sifat kamu yang seperti itu. Namun, apa kamu pernah sadar, setiap kesempatan demi kesempatan hingga detik kemarin, kenyaman ini makin mengendur dan mengendur. Bukan hanya itu, bahkan kepercayaan mulai terkikis habis.
Dan didetik ini, semuanya hanyalah sebatas kenangan saja, cinta ini tak pernah lagi mau kembali pulang. Saat berbagai kesakitan yang tiada hentinya kau lakukan. Diamku bukan karena amarah, sedihku bukan karena terlarut namun semuanya hanya sebatas untuk menunjukkan bahwa suatu saat memang benar CINTA TAK PERNAH KEMBALI PULANG. ~
Aku kadang mengerti apa arti cinta itu saat bahagia, namun aku tak pernah paham, saat aku menitikkan air mata dalam kasih dan rasa itu. Saat bahagia, kurasa cinta itu anugrah terindah yang diberikan Tuhan kepada insan ciptaannya. Namun berkebalikan, disaat aku merasakan goncangan. Disitu kulihat sirat ketidakadilan yang memaksa kita menghilangkan seulas senyuman, tawa yang selalu menghiasinya. Semuanya seperti kertas buram, entah dimana kita bisa menemukan titik terang dalam kertas itu. Karena penuh ketelitian untuk mencari jawaban.
Namun aku selalu percaya dan yakin dalam apapun keadaan buruk itu selalu ada titik terang, walaupun hanya sedikit kemungkinan. Sedikit kemungkinan kita dapat menemukannnya titik terang tersebut.
Derai lelehan air hujan yang meleleh dalam dinginnya malam seakan sembari menyamakan nada tetesan demi tetesan air yang berlinang dari dalam mata. Remuk, hancur dan kacau. Semuanya tak lagi seindah dimana kita pernah saling tawarkan manisnya cinta, tawarkan indahnya cinta dan tawarkan kepalsuan komitmen. Berbagai mimpi yang pernah kita susun dengan indahnya, seakan mulai hancur dan melebur untuk berubah kedalam bentuk lain, tak lain dan tak bukan adalah Kenangan.
Lalu, bagaimana jika cinta itu selalu menimbulkan luka kepada pemiliknya? Apa kau yakin cinta itu selalu bertetap disitu? Dalam berbagai benderang dan badai yang menyerang? Apa kau yakin akan terus bertahan, akan terus mengeluarkan tetes demi tetes air mata dan titik demi titik senyum kepalsuan? Apa kau akan mencoba memberi kepalsuan lagi, kepalsuan bahwa kau masih berasa nyaman didekatnya?
Itu semua hanyalah pembodohan, dimana kita enggak akan pernah betah. Walaupun aku pernah mencobanya kepadamu, mempercayakan beribu kesempatan kepadamu. Namun apa? Memang sikap dan sifat sangatlah berhubungan erat. Kau yang memang bersifat keras, acuh, dan kasar memang susah untuk dirubahnya. Perlahan-lahan aku mulai terbiasa dengan sifat kamu yang seperti itu. Namun, apa kamu pernah sadar, setiap kesempatan demi kesempatan hingga detik kemarin, kenyaman ini makin mengendur dan mengendur. Bukan hanya itu, bahkan kepercayaan mulai terkikis habis.
Dan didetik ini, semuanya hanyalah sebatas kenangan saja, cinta ini tak pernah lagi mau kembali pulang. Saat berbagai kesakitan yang tiada hentinya kau lakukan. Diamku bukan karena amarah, sedihku bukan karena terlarut namun semuanya hanya sebatas untuk menunjukkan bahwa suatu saat memang benar CINTA TAK PERNAH KEMBALI PULANG. ~
Sunday, 17 November 2013
Ku Kira Kita Saling Mencinta
Aku tak pernah sesedih ini dalam mendapati dan mencoba menerjemahkan segala rasa yang membuncah ini. Membaca segala pesan singkat yang sering kau kirimkan padaku, waktu lampau. Mencermati dan mencercah tiap kata perkata. Kamu pernah mencoba melukiskan seukir senyum setiap kupahami kata demi kata yang kau susun menjadi beberapa kalimat yang dapat terteguk hingga menyentuh dasar hati. Kita pernah saling mencoba untuk mengabari satu sama lain. Namun, akhir-akhir ini, pesan singkatmu adalah hal yang paling menakutkan untuk sekedar hanya kubuka, membacapun mungkin aku tak kuasa. Cacian, bentakan dan keegoisan, membuatku menyadari. Bahwa aku telah kehilangan sosokmu dulu.
Ketika mulai menyadari kau telah berubah. Setiap hari aku berusaha mengembalikan sosokmu yang dulu. Mengingatkan pada awal kita saling sapa, mengingatkan pada mimpi-mimpi kita, mengingatkanmu bagaimana disampingmu ada sosok yang tak ingin ambil diam melihatmu tiba-tiba menjadi orang yang berbeda. Telah kutinggalkan pria-pria diluar sana demi kamu, sayang. Dan lebih memilihmu yang kukira dapat lebih membahagiakanku.
Namun, apadaya? Berbagai upaya kulakukan untuk mengembalikanmu seperti yang dulu, hingga berbagai untain rangkaian kata yang kau ucapkan begitu menyanyat. Kau selalu bilang padaku, bahwa kau sudah lelah dengan segala sikapku, kau sudah lelah dengan segala aroma perjuanganku. Tapi apa? Apa aku harus berhenti meneruskan perjuangan ini? Apa daya, sebelum kau jelaskan mengapa kau berbeda, aku tak akan berhenti.
Dan perempuan mana yang tak pernah kecewa melihat orang yang dia cinta tiba-tiba lari dan pergi tanpa alasan serta penjelasan? Kamu tahu aku perempuan yang dibesarkan untuk selalu mendapatkan penjelasan dari setiap peristiwa? Aku bukanlah sesosok perempuan drama di media yang hanya dapat menunggu dan diam dengan tenangnya. Dan tunjukkan, apa aku salah meminta semua penjelasan darimu, Sayang?
Malam ini, kekecewaan yang beribu kali pernah kau beri ke aku, mulai memuncak. Ketika ku buka pesan singkatmu di handphoneku, sungguh kau begitu miris mencabik-cabik hati yang tak pernah bersalah. Hanya meminta sedetik waktumu saja kau tak sudi, apa lagi berhari-hari? Bahkan kau memilih untuk pergi daripada mencoba menemaniku.
Kukira kita memang saling mencinta, setelah kau tertarik dengan wanita yang begitu norak dengan gaya bahasa kasarnya. Ku kira kita saling mencinta, saat percakapan memenuhi hari kita dengan selipan kata "sayang" dan "rindu" yang terucap dari bibirmu maupun dari bibirku, bibir kita. Kukira kita saling mencinta, setelah kau berubah menjadi pria lembut nan kesatria ketika berbicara denganku. Ku kira kita saling mencinta, ketika kau ucapkan sayang setiap hari dengan status yang kadang butuh kejelasan.
Aku sudah meninggalkan semua, datang padamu, dan dengan cara tolol apa selalu mengharapkanmu untuk kembali. Aku menginginkan kamu yang dulu, kita yang dulu, yang baik-baik saja. Apa salah jika aku masih meminta kejelasan atas perubahanmu selama ini? Apa masih tak jelas hingga kau tak mampu percaya pada perasaanku? Mengapa kau selalu bilang, aku dekat dengan banyak pria yang kutahu hanyalah teman bagiku? Mengapa kamu tak pernah mau kembali pulang dan memilih dengan mereka yang kamu anggap lebih memahamimu, padahal mereka tak pernah dapat memahamimu sepemahamanku padamu. Aku sudah meninggalkan semua yang kaubenci, meninggalkan semua kebiasaan yang kau anggap tak pernah pantas, demi memintamu kembali seperti dahulu, namun apa semuanya hanyalah nihil.
Subscribe to:
Posts (Atom)





